Home  |  Aspirasi  |  Layanan  |  Produk Hukum  |  Data Pejabat  |  Pusat Data   |  Kontak  |  Webmail  |  Ganti Password
www.subang.go.id
  Menu Utama  
  Pemerintahan  
  Potensi  
  Pariwisata  
  Informasi LPSE  
  Info Keuangan Daerah  
Informasi Lainnya
 
 
 
   
BERITA
 
 
 
Posting : 2010-06-23
KOMUNITI BESTARI NEGARA MALAYSIA STUDY BANDING KE KIM SALUYU BUNIHAYU SUBANG
 
(Diskominfo/Bag. Humas Subang)
Dalam rangka studi banding,mengenai pengelolaan informasi dalam tataran kelompok masyarakat, sebanyak 5 orang tamu dari Malaysia mengunjungi Kabupaten Subang. Rombongan tersebut terdiri dari 2 orang Pejabat Penerangan Malaysia dan 3 orang pengurus Komuniti Bestari. Mereka diterima oleh Wakil Bupati Subang, Ojang Sohandi di Ruang Rapat Bupati Suban (23/6).

Dalam acara perkenalan, masing-masing tamu tersebut yaitu H. Shaari bin H. Idris selaku Timbalan pengarah Bahagian perkhidmatan Komunikasi dan Pembangunan Masyarakat Jabatan Penerangan Malaysia sekaligus sebagai Ketua Delegasi, Sharifah Anita Wafa Syed Munir Wafa selaku Penolong Pengarah Bahagian Perhubungan antar Bangsa dan 3 orang anggota, yaitu: Encik Mohd Shukor Setiausaha Komuniti Bestari Masjid Tualang, Kota Setar, Kedah, Encik Mohd Shukor Basir Pengerusi Komuniti Bestari Kampung Pamah Kulat, Raub, Pahang, dan Encik Isa Bin Haji Mohd Yunus Pengerusi Komuniti Bestari Kampung Setia, Kuang, Selangor. Para tamu tersebut didampingi Kepala Dinas Kominfo Provinsi Jawa Barat, DR. H. Dudi Sudrajat Abdurochim, MT. dan Sesditjen SKDI Kementrian Komunikasi dan Informatika RI Drs. Syukri Batubara, MH.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Subang, menyampaikan hormatnya atas kepercayaannya untuk studi banding di Kabupaten Subang. Wakil Bupati kemudian menyampaikan tentang situasi Kabupaten Subang dan strategi pembangunan melalui Program Desa Mandiri Gotong Royong yang merupakan semangat utama Rakyat Indonesia yang masih tumbuh di Kabupaten Subang. "Melalui strategi Gotong Royong, banyak pembangunan kepentingan masyarakat yang dikerjakan tanpa melibatkan anggaran pemerintah," jelas Wakil Bupati. Selanjutnya diceritakan pula tentang legenda Sangkuriang & Dayang Sumbi yang menurut Wakil Bupati memiliki nilai moral tinggi pada etos kerja warga Subang. Pesan moral positifnya ialah bahwa manusia hidup harus melewati sunatullah tidak bisa semalam pasti jadi. Tetapi harus melalui proses yang rasional. Rakyat Subang pun harus rasional dalam berusaha. Melalui tahapan-tahapan. "Pesan moral yang ditangkap ialah bahwa manusia bila berusaha harus melalui tahapan rasional. Tidak bisa semalam harus jadi," kata Wakil Bupati. Lebih dari itu bahwa kerja yang dilakukan atas dasar niat baik sehingga menghasilkan karya yang baik pula. Sedangkan, Sesditjen SKDI Kementrian Kominfo, Shukri Batubara, pada sambutannya menyampaikan bahwa pentingnya memanfaatkan teknologi informasi dengan sebaik-baiknya. Karena dalam teknologi informasi yang sekarang tengah berkembang memiliki nuansa surga dan neraka. Bisa bermanfaat dan bisa merusak seperti yang sekarang tengah menjadi isu yaitu beredarnya video porno. Tetapi bila digunakan dengan baik akan memberikan manfaat dalam berbagi pengetahuan untuk meningkatkan kesejahteraan. Maka dari itu, lanjut Shukri, pemerintah tengah berusaha membangun sarana komunikasi melalui program-program diantaranya Desa Berdering yaitu melengkapi desa dengan sarana telepon, Desa Pintar menambah sarana dengan internet dan CAP (Community Access Point).

Usai diterima secara resmi oleh Pemkab. Subang, kemudian rombongan berangkat menuju lokasi KIM Saluyu Desa Bunihayu Jalancagak. Rombongan kemudian melakukan dialog bersama anggota KIM Saluyu. "Kami memandang antara KIM di Indonesia dengan Komuniti Bestari banyak memiliki kesamaan, konsepnya pun ternyata hampir mirip masing-masing punya keunggulan," tegas H. Idris. Kesamaan yang dimaksud ialah kegiatannya sama-sama memanfaatkan teknologi informasi untuk kepentingan meningkatkan kesejahteraan. Salah satunya mencari kiat-kiat meningkatkan atau mengoptimalkan usaha. Sementara itu, mengenai upaya komunitas memfilter informasi porno atau antisipasi penyalahgunaan TI, Sharifah Anita Wafa, para pengurus memberikan pengingat kepada anggota komuniti bestari untuk tidak menggunakan dengan hal-hal yang tidak baik. Mengenai upaya perlindungan secara hukum ataupun bentuk pembinaan menurut Wafa, hal ini yang menangani departemen lain. Bukan menjadi kewenangan departemennya.
 (Diskominfo/Bag. Humas)
 
 
Copyright © 2010 Pemerintah Kabupaten Subang - Diskominfo