Home  |  Aspirasi  |  Layanan  |  Produk Hukum  |  Data Pejabat  |  Pusat Data   |  Kontak  |  Webmail  |  Ganti Password
www.subang.go.id
  Menu Utama  
  Pemerintahan  
  Potensi  
  Pariwisata  
  Informasi LPSE  
  Info Keuangan Daerah  
Informasi Lainnya
 
 
 
   
BERITA
 
 
 
Posting : 2012-11-05
Ratusan Buruh (KASBI Kab. Subang) Tuntut Kenaikan UMK
 
(Diskominfo / Bag. Humas Subang)

Ratusan massa buruh yang tergabung dalam Kogres Analisa Serikat Buruh Indonesia (KASBI) Subang melakukan aksi unjuk rasa kepada Pemerintah Kabupaten Subang, Senin siang (5/11). Tuntutan yang diajukan sebagaimana yang tertuang dalam leaflet yang disebarkan terdiri dari tuntutan kepada Bupati Subang untuk menepatkan kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) tahun 2013 menjadi Rp 1.551.000, menghapus sistem kerja kontrak (outsourcing) menuntuk pihak Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Kab. Subag untuk ketat mengawasi perusahaan yang menerapkan sistem tersebut, melakukan reformasi Dewan Pengupahan Kabupaten (DPK) dan menuntut pemerintah melindungi buruh migran atau/TKI dan keluarganya.

Aksi mereka pertama kali mendatangi kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Subang. Di sana mereka hanya melakukan orasi beberapa waktu, kemudian massa menuju kantor Bupati Subang. Di sini massa melakukan aksi orasi dan diterima oleh sejumlah pejabat, diantaranya Kepala Dinas Nakertrans, Ade Rusmana, Wakil Ketua DPRD Subang, Agus Masykur, anggota Komisi B, Sugianto, dan Kapolres Subang, AKBP Awal Chairuddin.

Pada kesempatan tersebut berlangsung dialog antara perwakilan buruh dengan para pejabat. Kadis Nakertrans menjelaskan bahwa upaya meningkatkan UMK di Subang terus diupayakan yang dilakukan secara tripartit yaitu pemerintah, organisasi buruh dan organisasi pengusaha.

Hal senada disampaikan oleh wakil Ketua DPRD, Agus Masykur yang menyatakan bahwa pihaknya terus mngupayakan supaya eksekutif menaikan UMK. Hal itu kata Agus tengah diupayakan untuk mendapatkan rekomendasi dari pemerintah provinsi Jawa Barat. Sebenarnya perjuangan untuk menaikan UMK sangat mungkin karena di beberapa daerah lain bisa meningkatkan UMK sampai Rp 1,6 juta.

Menuntut Bertemu Bupati

Karena kurang puas dari dialog yang berlangsung, massa buruh meminta ketegasan Bupati Subang untuk berani merealisasikan tuntutannya. Oleh karena itu massa buruh meminta berdialog langsung dengan Bupati Subang. Setelah bernegosiasi, akhirnya akan dilakukan pertemuan antara pihak pengusaha dengan buruh yang difasilitasi oleh Bupati Subang pada besok hari, Selasa (6/11) di Kantor Dinas Nakertrans.

 (Diskominfo / Bag. Humas)
 
 
Copyright © 2010 Pemerintah Kabupaten Subang - Diskominfo