Home  |  Aspirasi  |  Layanan  |  Produk Hukum  |  Data Pejabat  |  Pusat Data   |  Kontak  |  Webmail  |  Ganti Password
www.subang.go.id
  Menu Utama  
  Pemerintahan  
  Potensi  
  Pariwisata  
  Informasi LPSE  
  Info Keuangan Daerah  
Informasi Lainnya
 
 
   
PETERNAKAN
 
Ternak Kecil

Potensi peternakan yang tak kalah produktif adalah jenis ternak kecil (Kambing, Domba dan Babi), hal ini berkaitan dengan ketersediaan rerumputan di setiap kecamatan sepanjang  tahun. secara umum populasi ternak mengalami kenaikan jumlah populasi dengan kenaikan terbesar adalah populasi ternak domba, dari 228.997 ekor tahun 2009 menjadi 232.560 ekor tahun 2010.

Ternak Kecil
Jumlah domba yang dipotong diluar rumah potong hewan jumlahnya meningkat, sedangkan kambing mengalami penurunan. Domba potong untuk Qurban sebanyak 2.666 ekor dan Kambing sebanyak 25.020 ekor.


Ternak Besar


Ternak Kecil
Populasi ternak besar yang terdiri dari sapi, kerbau dan kuda pada tahun 2010 secara berturut-turut adalah 22.477 ekor, 5.818 ekor dan 248 ekor.

Data ini bila dibandingkan dengan keadaan tahun 2009 menunjukkan kenaikan jumlah populasi untuk semua ternak besar. Khusus untuk sapi, yang paling banyak diusahakan petani adalah jenis sapi potong yang populasinya mencapai 21.172 ekor, sedangkan sisanya adalah sapi perah yang berjumlah 1.305 ekor. Khusus untuk sapi perah, tidak seperti sapi potong hampir di kecamatan ada, pengembangannya hanya terdapat di kecamatan Sagalaherang, Ciater, dan Jalancagak.


Jenis Ternak
Populasi
(2009)
(ekor)
Populasi
(2010)
(ekor)
Jumlah Ternak yang Dipotong
(2010)
(ekor)
Produksi Daging
(2010)
(kg)
Produksi Susu (2010)
(liter)
Sapi
19.229
22.477
5.618
1.634.715
2.762.581
Kerbau
5.214
5.818
129
44.245
-
Kuda
234
248
-
-
-
Sumber: Subang Dalam Angka 2010

Ternak Unggas

Ternak Unggas
Sementara untuk ternak unggas secara umum mengalami kenaikan pada tahun 2010 dari tahun sebelumnya. Kenaikan cukup signifikan terjadi pada populasi ayam ras potong. Kenaikan ini tentunya disambut baik mengingat pada tahun 2009 di beberapa wilayah para peternak ayam terutama ayam potong banyak mengeluh akibat banyaknya penyakit yang sangat merugikan petani, seperti penyakit flu burung.
Ayam Buras banyak terdapat di Kecamatan Compreng dan Jalancagak. Ayam Ras banyak terdapat di Kecamatan Dawuan dan Pagaden Barat. Sementara itik banyak terdapat di Kecamatan Patokbeusi dan Compreng.

Rumah Potong

Rumah Potong Hewan
Hingga tahun 2007, Rumah Pemotongan Hewan (RPH) milik pemerintah yang masih digunakan di Kabupaten Subang tercatat sebanyak 3 buah yang terletak di Kecamatan Subang, Kecamatan Pagaden dan Kecamatan Ciasem. Sedangkan RPH swasta yang ada saat ini adalah milik PT. Bina Mentari Tunggal (dulu bernama PT. Prasanja Abadi) yang merupakan perusahaan peternakan yang bergerak dalam bidang budidaya sapi potong dengan produk yang dihasilkan adalah berupa daging segar (fresh/frozen meat) yang telah melalui proses packaging (pengemasan) dengan merk produk KIBIF.

RPH yang berlokasi di Desa Kaliangsana Kecamatan Kalijati ini mendistribusikan hampir seluruh produksinya untuk memenuhi kebutuhan daging di kota-kota besar seperti Jabotadebek dan Bandung.

Pasar hewan merupakan lokasi strategis untuk memantau terjadinya lalulintas ternak yang masuk dan keluar wilayah kabupaten. Hingga tahun 2010, di Kabupaten Subang tercatat 10 buah pasar hewan yang tersebar di 10 kecamatan yaitu Subang, Jalancagak, Sagalaherang, Cisalak, Tanjungsiang, Purwadadi, Pabuaran, Pagaden, Pamanukan dan Ciasem.   Pengelolaan  pasar hewan se-Kabupaten Subang berada dibawah koordinasi Kepala UPTD (Unit Pelaksana Teknis Dinas) Pasar Hewan yang merupakan salah satu UPTD yang berada di lingkungan Dinas Peternakan Kabupaten Subang
Copyright © 2010 Pemerintah Kabupaten Subang - Diskominfo