

Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi membuka Dialog Keagamaan yang bertemakan Penguatan Moderasi Beragama dan Tahun Toleransi 2022 di Kabupaten Subang. Bertempat di Aula Pemda Subang, Rabu (6/7).
Menurut laporan ketua pelaksana, Pendeta Agus Saputra kegiatan tersebut merupakan salah satu program kerja yang dimiliki Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Subang yang dihadiri oleh seluruh pemimpin agama se-Kabupaten Subang.
Selain itu, tujuan dari kegiatan tersebut yaitu untuk membuat masyarakat hidup penuh dengan kerukunan dan kedamaian, saling menghormati serta menciptakan Subang kota toleransi.
Selain itu, terdapat pernyataan sikap dari para pemuda lintas agama yang terbentuk dalam wadah Forum Pemuda Lintas Agama (Formula) Kabupaten Subang.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Subang Rona Mairansyah menyampaikan dukungannya terkait kegiatan yang dilaksanakan mengingat masih banyaknya isu keagamaan yang beredar.
Kepala Kementerian Agama Kabupaten Subang H. Agus Sutisna menyampaikan bahwa Dialog Keagamaan tersebut bertujuan untuk membangun kebersamaan, konduktivitas, berbangsa dan beragama di Jawa Barat.
Ia juga menyebutkan bahwa Kemenag hadir sebagai wadah bagi seluruh unsur umat beragama, memberikan pelayanan prima kepada masyarakat yang membutuhkan dan menjaga Pancasila, konstitusi serta NKRI.
Adapun indeks kerukunan umat beragama di Kabupaten Subang, Kepala Kemenag menyebutkan bahwa mengalami kenaikan di tahun 2021 menjadi 72,39 persen.
Sementara itu, Wakil Bupati Subang menyampaikan apresiasi kepada FKUB yang telah melaksanakan Dialog Keagamaan dan berharap kegiatan tersebut akan terus dilakukan untuk menjaga agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda serta seluruh masyarakat Kabupaten Subang yang terus menjaga konduktivitas dilingkungannya.
"Ada sebuah pepatah yang saya pegang yaitu marilah kita bekerja sama pada hal-hal yang kita sepakati dan marilah kita bertoleransi pada hal-hal yang berbeda karena perbedaan adalah sebuah keniscayaan," lanjutnya.
Sebagai penutup, ia menyampaikan bahwa kerukunan menjadi kunci dari segala hal termasuk pembangunan dan cita-cita Subang Jawara dapat berjalan dengan baik.
Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi dari beberapa narasumber keagamaan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Subang, perwakilan Kodim 0605, perwakilan Kejaksaan Negeri Subang dan tamu undangan lainnya.