

Sidang Istimewa Paripurna DPRD Kabupaten Subang dalam rangka Hari Jadi ke-78 berlangsung khidmat dan penuh syukur pada Senin (6/4). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, didampingi Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi dan Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi.
Rangkaian sidang diawali dengan nuansa budaya yang kental, menampilkan kekayaan tradisi daerah sebagai bentuk penghormatan terhadap identitas Kabupaten Subang. Suasana semakin bermakna dengan pembacaan sejarah Subang oleh Mojang Jajaka Kabupaten Subang, yang mengingatkan kembali semangat perjuangan para pendiri daerah.
Dalam sambutannya, Ketua DPRD Kabupaten Subang Victor Wirabuana didampingi para wakil menyampaikan sejumlah capaian pemerintah daerah sepanjang tahun 2025, di antaranya raihan 8 penghargaan tingkat nasional dan 4 penghargaan tingkat provinsi.
Selain itu, pemerintah daerah juga diapresiasi atas realisasi pembangunan dan perbaikan jalan sepanjang 96,25 kilometer dengan total anggaran mencapai Rp250 miliar. Untuk tahun 2026, pembangunan jalan direncanakan kembali sepanjang 33,26 kilometer.
Ia menegaskan, capaian tersebut diharapkan menjadi penyemangat dalam mendorong kemajuan pembangunan Kabupaten Subang. Lebih lanjut disampaikan bahwa Subang lahir dari semangat perjuangan para pendiri yang menginginkan daerah ini setara dengan wilayah lain yang lebih maju. Oleh karena itu, sebagai generasi penerus, diperlukan dedikasi, tanggung jawab, serta semangat gotong royong dalam mengabdi untuk kemajuan daerah.
Sementara itu, Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi yang sama-sama didampingi Wakil Bupati Agus Masykur Rosyadi menegaskan bahwa berbagai capaian yang diraih merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan konektivitas masyarakat. Ia menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur jalan akan terus menjadi prioritas hingga tahun 2027, sebelum kemudian dilanjutkan dengan intervensi pembangunan di tingkat desa.
Bupati juga mengapresiasi dukungan DPRD yang berjalan selaras dengan arah pembangunan daerah. Sejumlah program prioritas yang merupakan bagian dari 16 janji politik telah direalisasikan pada 2025, di antaranya program seragam gratis, optimalisasi layanan pengaduan masyarakat melalui “Lapor Kang Rey”, serta pelimpahan layanan administrasi kependudukan ke tingkat kecamatan.
Ke depan, pada tahun 2028, Pemerintah Kabupaten Subang menargetkan pembangunan rumah sakit di wilayah Pantura sebagai upaya pemerataan layanan kesehatan. Ia menegaskan bahwa seluruh capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, sekaligus mengakui masih adanya kekurangan yang perlu menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan ke depan.
Sinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga terus diperkuat, termasuk dalam mendukung program “Nyaah ka Indung” yang telah menjangkau sekitar 1.500 lansia melalui kontribusi ASN Kabupaten Subang.
“Kita harus hadir di seluruh lapisan elemen masyarakat,” tegasnya.
Dalam arahannya, tamu kehormatan sekaligus Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi pun mendorong Pemerintah Kabupaten Subang untuk terus meningkatkan kinerja, memperkuat kualitas pelayanan publik, serta memastikan setiap program pembangunan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sidang istimewa ini menjadi momentum penguatan komitmen bersama antara legislatif dan eksekutif dalam mendorong pembangunan yang lebih progresif dan merata. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan agenda Riung Mumpulung yang digelar di Aula Pemkab Subang.*(FA/Radio Benpas Subang)