Curug Ciangin

  • Dibaca: Pengunjung
Add this here
Curug Ciangin

Curug Ciangin ditemukan sekitar bulan Juli 2015, oleh keluarga Mang Nana atas binaan Mahasiswa ITB, yang berlokasi di Kampung Neglasari, Desa Cibeusi, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang. Disebut Curug Ciangin karena air yang jatuh dari atas tebing membawa hembusan angin yang cukup kencang sehingga membuat udara sekitar juga menjadi sejuk.

Menurut Kepala Desa Cibeusi, Wawan Arifin, Curug Ciangin saat ini menjadi salah satu destinasi wisata yang recommended di Kabupaten Subang. Dengan membayar tiket masuk sebesar Rp15 ribu pengunjung sudah bisa menikmati suasana objek wisata Curug Ciangin, Kamis (26/9/2019) saat ditemui di lokasi wisata Curug Ciangin.

“Sebagai salah satu ikon dari objek wisata, curug ciangin menjadi satu-satunya curug di Kabupaten Subang yang bisa diloncati langsung dari atas dengan ketinggian curug tujuh meter dan kedalaman kolam lima meter,” ujar Kades Cibeusi.

Berada di lahan seluas dua hektare objek wisata alam Curug Ciangin mulai dibuka untuk umum pada 23 Desember 2015. Selanjutnya pemerintah Desa Cibeusi  atas binaan Disparpora memperkuat potensi Curug Ciangin melalui perijinan dan membuatkan Peraturan Desa (Perdes) untuk Pendapatan Asli Desa (PADes).

Pengembangan objek wisata alam Curug Ciangin mulai digencarkan melalui promosi di media sosial, pameran, serta promosi word of mouth “dari mukut ke mulut”, sehingga pada akhirnya Curug Ciangin mampu mengangkat nama Desa Wisata Cibeusi dan menjadikannya ke dalam Top 10 Desa Wisata Provinsi Jawa Barat.

Wisata Terkait Lainnya